BONE – PENAAKTUAL. COM – Yayasan Darul Arqam, Kabupaten Bone, Lembaga Tahfidz tilawah Raudhatul Qur’an Bone melaksanakan ujian Syahada MHQ ke 1 guna Evaluasi hafalan santrinya selama 6 bulan.
Acara di awali dengan pembacaan ayat suci Alquran di susul dengan penampilan shalawat dari para santriwan dan santriwati
Ujian Syahada Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ) ke 1 ini di buka oleh ketua yayasan Darul Arqam A. Ibrahim Nurhidayatullah didampingi salah satu Ustadznya Rahim Akbar (tahfidz) yang berlangsung dijalan MT Haryono kelurahan bulu tempe kecamatan Tanete Riattang Barat kab. Bone Sulawesi Selatan , Minggu (14/12/2025) malam
Dari 62 jumlah santriwan(19) dan santriwati (43) yg ada di lembaga tersebut , sebanyak 24 santriwati akan mengikuti Ujian Syahada Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ) ke-1 selama tujuh hari guna dengan tujuan untuk mengukur kemampuan dasar para santri dalam menghafal Al-Quran, khususnya juz 1 atau bagian awal, sebagai syarat kelulusan tingkat pertama.
Ketua Yayasan Darul Arqam, Kabupaten Bone, A. Ibrahim Nurhidayatulla dalam sambutannya mengatakan penghafalan itu bukan hanya sekedar menambah hafalan tersebut tapi bagaiman hafalan itu bisa di ikuti karena penghafalan itu adalah penopang atau pemikul
“Semakin tinggi ilmu agama seseorang maka semakin mampu ia menghafal” Ujarnya
Lanjutnya” Syahada itu tidak hanya mewariskan iman saja atau metode, tidak hanya mewariskan bacaan tetapi syahadat itu mewariskan karakteristik inilah hal yang perlu kita pahami sehingga betul betul menjadi Rahmatan lil Alamin”.Tambahnya
Ia berharap kedepannya perkembangan lembaga ini tidak hanya membangun secara fisik , jumlah alumni atau santri tetapi bisa menjadi contoh dan tauladan dalam setiap melangkah
Lembaga Tahfidz tilawah Raudhatul Qur’an Bone memiliki 9 pengajar dengan program utama , Tajwid, Tahfidzul Qur’an, Tilawtil Qur’an , Kultum, Sima’an dan ujian syahadah,
Sementara program tambahan , Hadroh, Bahasa Inggris, Nahwu Shorof, Hidayatul Hidayat, dan Tahsinul Qur’an
Adapun santrinya tidak hanya berasal dari dalam kota tetapi ada dari jakarta, Kalimantan , Kendari , Mamuju , Sengkang dan banyak lagi .
Meski Lembaga Tahfidz tilawah Raudhatul Qur’an Bone ini baru saja berdiri sejak 9 Juni 2025 bahkan fasilitas pondok masih terbatas namun telah mencatat prestasi membanggakan di bidang hafalan dan tilawah Al-Qur’an serta musabaqah Tilawatil Qur’an , keberhasilan ini menunjukkan dedikasi intensif dalam pembinaan generasi Qurani di lembaga tersebut.
Sedangkan.dari keterangan Ustadz Rahim Akbar bahwa para santri ditarget satu bulan hafal satu juz dan untuk menjadi alhafidz masa belajarnya selama tiga tahun
“Bagi santri yang sudah Khatam, tamat” atau “selesai ada sistim pengabdian di lembaga dan Insyaallah dalam tahun ajaran baru nanti kami rencana akan membuka TPQ (Taman Pendidikan Al-Qur’an)” ungkapnya
Proses ujian Syahada MHQ ke 1 ini di harapkan menjadi inspirasi bagi peserta untuk terus meningkatkan hafalan dan tilawah, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di kalangan hafiz dan hafidah.






