BONE – PENAAKTUAL.COM – Masyarakat petani teko teko khususnya kelompok tani Colli Maloloe desa Tallungeng kecamatan Barebbo kab . Bone mengeluhkan serangan hama tikus yang merusak tanaman padinya baru baru ini menjelang panen di pertengahan Desember 2025 menyebabkan kesedihan dan kerugian besar
Dari keterangan ketua kelompok Tani Colli Maloloe Andi Akmal bahwa kelompoknya taninya mengalami gagal panen akibat tikus tikus tersebut menyerang bagian biji atau batang padi yang sudah menguning, meninggalkan hanya gagang kosong hingga gagal total
Sebanyak 36 petani dari kelompok tani Colli Maloloe menurut keterangan mereka, padi yang mereka tanam pada umumnya sudah berbuah bahkan siap untuk dipanen
“Sebenarnya kami semua sudah siap panen dua Minggu lalu, tenyata gagal total karena dimakan tikus habis semua tak tersisa hingga membuat kami merasa sedih karena kerugian kami tidak sedikit sampai ratusan juta” ujar salah satu petani Sumarni 
Ditaksir kerugian yang dialami seluruh masyarakat petani di teko teko kuran lebih sebesar Rp 300 juta dengan luas sawah 30 hektar lebih yang sudah berbuah , diluar dari pemilik sawah petani yang belum berbuah
Mereka kini serba kesulitan karena mau beli padi, beli pupuk beli racun dan lainnya tidak memiliki modal untuk di belanjakan lagi dan merasa putus asa karena mengalami kerugian besar setelah berbulan-bulan merawat tanamannya
Kini mereka terancam kehilangan mata pencaharian utama, memicu frustrasi karena tidak punya aktifitas dan tak ada lagi niat untuk ke sawah karena merasa sedih melihat sawahnya habis di makan tikus
Andi Muliati selaku toko masyarakat di teko teko tersebut berharap pemerintah memberikan bantuan atau solusi cepat dan efektif untuk mengendalikan hama tersebut
” Kalau bisa kami di beri subsidi benih dan pupuk pengganti untuk musim tanam berikutnya guna mengurangi kerugian finansial yang mencapai ratusan juta rupiah” harap Andi Muliati ketika di temui
Menurutnya kerugian dialami masyarakat petani teko teko paling sedikit 5 hingga 8 juta perorang tergantung luas sawahnya , sebaliknya andaipun berhasil panen paling sedikit 100 karung dengan harga 30 juta perorang






