Gemilang! Kemenag Bone Sapu Bersih 4 Trofi Evaluasi Kinerja Kanwil Sulsel 2025

News100 views

BULUKUMBA – PENAAKTUAL.COM – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bone berhasil meraih prestasi gemilang dengan menyapu bersih 4 Trofi dalam Evaluasi  Kinerja Unit Sekretariat Kanwil Kemenag Sulsel Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Pantai Parangluhu, Kabupaten Bulukumba, Minggu malam (25/1/2026).

Prestasi ini menjadikan Bone sebagai peraihan utama di antara kabupaten/kota lainnya di provinsi tersebut.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bone, H. Abdul Rafik, didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha H. Ahmad Yani, para pengelola keuangan dan kepegawaian, serta Kepala Madrasah Negeri se-Kabupaten Bone.

Acara ini menjadi ajang evaluasi sekaligus apresiasi terhadap satuan kerja di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan.

Baca Juga:  Satresnarkoba Bone Bongkar Kasus Narkotika, 7 Penjaja Narkoba di Bone Diamankan 

Humas Kantor Kemenag Kabupaten Bone, Ira Afriani, yang mengikuti langsung jalannya kegiatan, melaporkan bahwa Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan memberikan penghargaan kepada satuan kerja dijajarannya yang dinilai berkinerja baik sepanjang tahun 2025 berdasarkan indikator penilaian yang telah ditetapkan.

Dalam kesempatan tersebut, Kemenag Kabupaten Bone berhasil meraih empat penghargaan, yakni terbaik dalam Penyusunan Perencanaan Anggaran Belanja Pegawai, peringkat ke-2 Kategori Humas Terbaik, terbaik ke-3 Pengelola Layanan SDM, serta terbaik ke-3 untuk MAN 1 Bone dalam Komitmen Pembangunan Zona Integritas.

“Kemenag Bone mendapat empat penghargaan dari Kanwil,” tulis Ira Afriani melalui pesan WhatsApp.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, kepada masing-masing pimpinan satuan kerja.

Baca Juga:  Masyarakat Putus Sekolah Ikut Program Life Skill PKBM Mawar Cara Buat Abon Ikan

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa prestasi yang diraih bukan sekadar capaian angka atau peringkat semata.

“Prestasi ini bukan sekadar angka atau peringkat, tetapi hasil dari kerja panjang yang dilakukan secara konsisten, kolaboratif, dan penuh keikhlasan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa seluruh penghargaan diberikan melalui proses penilaian yang objektif dan terukur, tidak hanya berdasarkan hasil akhir, tetapi juga kesungguhan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *