BONE — PENAAKTUAL .COM –Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, dipastikan meraih Piala Adipura 2026 berkat komitmen kuat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam menjaga kebersihan.
Pernyataan ini muncul bertepatan dengan peringatan 1 tahun kepemimpinan pasangan Bupati-Wakil Bupati Andi Asman Sulaiman-Andi Akmal Pasluddin (BerAmal), yang dilantik pada 20 Februari 2025.
Penghargaan bergengsi di bidang kebersihan lingkungan tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pengelolaan sampah dan menjaga kebersihan wilayah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bone, Dray Vibrianto, menyampaikan bahwa Bone tahun ini berhasil meraih Piala Adipura, bukan sekadar sertifikat seperti yang diterima sejumlah daerah lain.
“Inshya Allah Bone akan mendapatkan trofi Adipura, bukan sertifikat Adipura, sudah ada suratnya,” ujarnya, Sabtu (21/2/2026).
Ia juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2026, hanya 35 kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang berhasil meraih penghargaan tersebut, sehingga capaian Bone menjadi prestasi yang membanggakan bagi daerah dan masyarakat.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari perhatian serius Pemerintah Kabupaten Bone di bawah kepemimpinan Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman dan Wakil Bupati H. Andi Akmal Pasluddin, khususnya dalam penanganan persoalan sampah sejak dilantik pada 20 Februari 2026.
Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menegaskan bahwa penghargaan Adipura bukanlah tujuan akhir, melainkan motivasi untuk membangun budaya hidup bersih secara berkelanjutan di tengah masyarakat.
“Wajib setiap hari ber-Adipura sepanjang masa, bukan hanya saat penilaian atau ada lomba,” tegasnya
Ia dikenal sebagai kepala daerah yang serius menangani persoalan kebersihan.
Bahkan, tidak lama setelah dilantik, Bupati Bone turun langsung ke lapangan memimpin kegiatan pembersihan sampah, termasuk di saluran irigasi dan got, sebagai bentuk keteladanan dan komitmen nyata pemerintah daer
Pemerintah Kabupaten Bone berharap raihan Piala Adipura ini dapat semakin meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan Bone sebagai daerah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.






