BONE – PENAAKTUAL.COM – Kantor Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) diseruduk oleh rombongan Laskar Arung Palakka Bone terkait proses lamanya pelayanan dalam mendapatkan kemudahan pengurusan sertifikat tanah masyarakat
Para pendemo dari laskar arung Palakka ini datang dengan menggunakan mobil trontong ditambah sounsistem cukup besar sambil membakar ban lalu berorasi depan kantor ATR/BPN yang berlokasi dikompleks stadion olahraga lapatau kecamatan. Tanete Riattang kab. BONE Sulsel
Ketua Laskar Arung Palakka Andi Akbar Napoleon menyebut pelayanan pertanahan di BPN masih jauh dari prinsip transparan dan keadilan.
“Masyarakat dipaksa menghadapi proses yang berbelit Belit, pengurusan tidak jelas, minimnya informasi bahkan sampai bertahun tahun belum juga di berikan” ujarnya
Ironisnya lagi kata a. Akbar berkas yang diajukan seringkali menghilang tanpa penjelasan, juga dugaan adanya praktek mafia tanah yang bermain dibalik sistem pelayanan” tegasnya
Sehubungan dengan semua itu Laskar Arung Palakka menyatakan sikap ;
1. Mengecam keras buruknya pelayanan di kantor ATR/ BPN Bone
2. Menuntut perbaikan menyeluruh terhadap sistem pelayanan agar lebih cepat, transparan,profesional dan berorientasi kepentingan masyarakat
3.mendesak Mentri ATR/BPN Bone Nusron Wahid mencopot Umi sebagai kasi 2 BPN Bone
4.mendesak Mentri ATR/BPN Nusron Wahid mengevaluasi penempatan pegawai lingkup ATR/ BPN Bone dan menyelesaikan seluruh tunggakan permohonan pendaftaran sertifikat
Kepala BPN Bone, Hanung ketika diwawancarai menjelaskan bahwa proses sertifikat meliputi pengukuran, peta bidang, sidang panitia, dan pengumuman 30 hari. Ia menekankan penggunaan loket resmi dan sistem online, serta menjamin biaya tercatat sebagai PNBP tanpa calo.termasuk siap tindak oknum pelanggar dan membangun zona integritas.

(*)
(*)






