BONE – PENAAKTUAL.COM – Rombongan jamaah haji kloter Kloter 6 Embarkasi Makassar (UPG 6) dilepas secara khidmat, melibatkan jamaah dari KBIHU Hajar Aswad asal Bone secara penuh berangkat ke Tanah Suci, membawa doa dan harapan warga Bone.
Drs. H. Zainal Abidin. sebagai ketua rombongan sekaligus ketua KBIHU Hajar Aswad Kabupaten Bone menyatakan bahwa pemberangkatan haji tahun ini mencakup sebanyak 560 orang yang terbagi dalam 2 kloter utama
“Untuk kloter UPG 6 atau kloter 2 Bone dari KBIHU Hajar Aswad , insyaallah akan diberangkatkan sebanyak 393 orang termasuk pendampingnya, sekitar pukul 01.00 wita di Masjid Almarkas Almarif,
Dan kloter UPG 17 (atau kloter 4 Bone) berjumlah 178 orang, dengan pelepasannya terbagi dua 134 orang di wilayah Camming dan 33 orang di Bone” jelasnya saat ditemui sebelum pemberangkatan jamaah kamis (23/4/2026)
H. Zainal Abidin menyatakan bahwa setiap tahun pemberangkatan haji, KBIHU Hajar Aswad selalu menjadi yang terbanyak
Disebutkan fasilitas yang diberikan adalah pakaian batik seragam, Manasik 16 kali dan didampingi mulai berangkat hingga kembali ke tanah air,
“Intinya, komitmen pendampingan penuh untuk jamaah Bone seperti kloter 2 UPG 6 Hajar Aswad saat ini.” Ungkapnya
Begitupun di tanah suci pihaknya tetap mendampingi terus untuk manasik membawa siarah di beberapa tempat baik di madina maupun di Mekkah
Yang pasti ia menegaskan semua persoalan2 yang mereka butuhkan seperti lansia butuh kursih roda atau Reski (jamaah yang punya penyakit resiko tinggi) punya penyakit tertentu semua aktifitasnya perlu dijaga dan didampingi dicarikan tukang dorong
” Yang jelas mereka kita jaga seluruh aktifitasnya atau hal hal yang berat kita halangi dia seperti pergi melempar kita Carikan perwakilan” ungkap H. Zainal
H. Zainal berharap semua jamaah Hajar Aswad sebanyak 560 orang yang terbagi dalam 2 kloter diberi kesehatan optimal.
“Kami butuh tenaga sehat untuk mendampingi mereka, begitu pula jamaah harus menjaga kesehatannya sendiri,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya mematuhi manasik yang telah diberikan selama 16 kali pelatihan, ditambah bimbingan di sana, agar memperoleh haji mabrur sesuai ilmu dan menjaga nama baik daerah.

(*)
(*)











