BONE – PENAAKTUAL.COM – Pemerintah Kabupaten Bone memulai retret pejabat lingkup daerah dengan menggelar upacara pembukaan di Batalyon Armed 21/Kawali, Kecamatan Bengo, Jumat (24/4/2026).
Upacara tersebut dipimpin langsung Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., sebagai inspektur upacara. Turut hadir mendampingi, Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, SP., M.M., bersama jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, hingga kepala bagian.
Bupati Bone menegaskan bahwa retret ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum pembinaan karakter dan penguatan integritas aparatur pemerintah.
Ia menekankan, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk menghambat kinerja pemerintahan. Menurutnya, kondisi tersebut justru harus mendorong lahirnya kreativitas dan komitmen dalam menjalankan tugas, termasuk mengimplementasikan arahan Presiden dan Wakil Presiden.
“Pelayanan publik tidak boleh terhambat oleh kondisi. Justru harus ditopang oleh semangat pengabdian,” tegasnya.
Lebih lanjut, Andi Asman Sulaiman menyebut retret ini sebagai ruang strategis untuk memperkuat kebersamaan dan kekompakan antaraparatur. Ia mengingatkan bahwa birokrasi yang kuat dibangun oleh kerja tim yang solid, disiplin, dan memiliki visi pelayanan yang sama.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya bekerja secara cerdas dan tulus. Kecerdasan, kata dia, tidak hanya berkaitan dengan inovasi, tetapi juga kemampuan memahami kebutuhan masyarakat dan meresponsnya secara cepat dan tepat. Sementara ketulusan menjadi landasan moral dalam setiap kebijakan yang diambil.
Retret ini juga dimaknai sebagai ruang refleksi bagi para peserta untuk mengevaluasi kinerja serta memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik.
Bupati Bone berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan disiplin kerja serta tanggung jawab aparatur, sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih optimal.
Ia juga mengingatkan pentingnya menghapus ego sektoral dalam birokrasi. Menurutnya, budaya kerja kolaboratif harus dikedepankan agar tidak ada lagi sekat antarinstansi yang menghambat pencapaian tujuan bersama.
“Setiap tugas bukan sekadar tanggung jawab administratif, tetapi juga amanah kepada Tuhan,” ujarnya.
Retret pejabat lingkup Pemkab Bone ini diharapkan menjadi titik awal penguatan integritas dan profesionalisme aparatur dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik.

(*)
(*)






