BONE – PENAAKTUAL COM – Proses pelepasan Jamaah Haji kloter 22 UPG ( Embarkasi Makassar) atau kloter 5 Bone dilepas langsung oleh Bupati Bone A.Asman Sulaiman di Masjid Al Markaz Al Ma’arif Selasa (5/5/2026) Malam
Turut hadir Ketua DPRD Bone A.Walinonong , Sekretaris Daerah (Sekda ), BKPSDM, Kadis Kominfo, Asisten 1, Kepala Kantor Kementrian Haji dan Umrah, Kesra , Ketua Yayasan Masjid Al Markaz Al Maarif Watampone, dan beberapa unsur Forkopimda lainnya .
Kloter UPG-22 adalah pemberangkatan ke tiga yang memiliki jamaah terbanyak dan utuh asal Bone sebanyak 386 setelah UPG -3 dan UPG – 6 yang berangkat terlebih dahulu
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone H. Muhammad Rafi As’ad.dalam laporannya menyampaikan
Dari Jumlah jamaah UPG-22 yang berjumlah 386 orang, terdiri dari laki laki 112, perempuan 274, yang hadir saat pelepasan di Masjid Al Markaz hanya 381 jamaah sementara 5 orang menunggu di Makassar d
Disebutkan H. Rafi bahwa dalam Kloter UPG‑22 terdapat 3 jamaah prioritas lansia. Sementara jamaah tertua dalam kloter tersebut berjumlah 3 orang, yaitu Andi Hani Massalinri (85 tahun), Sanuddin Maming (85 tahun), dan Hanawasiah Mangenre (85 tahun
Sedangkan jamaah termuda dalam Kloter UPG‑22 bernama Bintang Nuraeni, berusia 16 tahun. Ia menjadi jamaah haji karena mendapat pelimpahan kuota dari orang tuanya yang meninggal dunia.
Bupati Bone, A. Asman Sulaiman, dalam sambutannya menyampaikan penghargaan dan rasa syukur atas nama pemerintah daerah dan seluruh jajaran karena tahun ini Bone memberangkatkan jamaah haji terbanyak sepanjang sejarah, yaitu sebanyak 2.021 orang. Menurutnya, angka tersebut menjadi pertanda meningkatnya kemampuan ekonomi masyarakat Bone.
Bupati Bone A. Asman Sulaiman juga berpesan kepada para jamaah agar benar‑benar menyelesaikan tugas pelaksanaan ibadah haji secara utuh, sesuai dengan rukun dan syarat yang ditentukan. Ia menekankan pentingnya jamaah mengikuti petunjuk dari pemandu agama atau pembimbing haji, karena haji merupakan kesempurnaan ibadah yang menjadi keinginan seluruh umat Islam.
“Doakan keselamatan kami semua sebagai masyarakat Bone sebanyak 830 ribu jiwa semoga Bone semakin sukses semakin baik dan semakin banyak masyarakatnya tunaikan hajinya ketanah suci.”Ujarnya
Bupati Bone menutup sambutannya dengan pesan agar sesama jamaah asal Bone saling menjaga kekompakan, kebersamaan, dan keselamatan selama berada di Tanah Suci.
Ia juga mengingatkan agar kesehatan dan fisik para jamaah tetap dijaga sehingga mereka dapat kembali ke tanah air dengan selamat dan membawa gelar haji mabrur.
Pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera merah putih kepada ketua kloter Prof. Astuti sebagai simbol resmi dimulainya keberangkatan jemaah haji menuju Tanah Suci.

(*)
(*)






