BONE – PENAAKTUAL.COM – Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., melakukan monitoring tahapan Musyawarah Desa Pemungutan Suara Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) Tahun 2026 di sejumlah wilayah di Kabupaten Bone, Kamis (21/5/2026).
Monitoring tersebut dilakukan di Desa Lilina Ajangale dan Desa Teamusu, Kecamatan Ulaweng, Desa Liliriawang, Kecamatan Bengo, hingga Desa Tompong Patu, Kecamatan Kahu. Dalam kunjungan itu, Wakil Bupati menekankan pentingnya menjaga persatuan, keamanan, serta semangat demokrasi yang sehat selama proses Pilkades PAW berlangsung.
Andi Akmal Pasluddin menegaskan, pemerintahan desa merupakan pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat sehingga memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah.
“Pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat tentu adalah desa. Karena itu, pembangunan desa harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.
Ia mengapresiasi perhatian pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga pemerintah kabupaten terhadap pembangunan desa-desa di Kabupaten Bone. Menurutnya, selama satu tahun terakhir Pemerintah Kabupaten Bone terus bekerja membangun desa, kecamatan, hingga kabupaten secara menyeluruh.
Di hadapan masyarakat, Andi Akmal juga mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Siapapun yang terpilih nantinya adalah pilihan masyarakat dan harus kita hormati bersama,” katanya.
Pada kunjungan di Desa Teamusu, Kecamatan Ulaweng, Wakil Bupati mengapresiasi masyarakat yang mengedepankan musyawarah mufakat dalam proses demokrasi desa. Ia menilai semangat demokrasi yang berlandaskan Pancasila harus terus dijaga demi memperkuat solidaritas dan kebersamaan masyarakat.
Menurutnya, kepala desa yang terpilih nantinya harus mampu menjadi pelayan masyarakat dengan menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, dan sesuai kebutuhan warga.
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi antara pemerintah desa, kecamatan, DPRD, dan pemerintah kabupaten untuk mempercepat pembangunan.
“Kalau desa mau maju maka harus banyak komunikasi. Kepala desa harus dekat dengan pemerintah dan wakil rakyat agar percepatan pembangunan bisa berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Akmal turut memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kabupaten Bone. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Bone mencapai 6,05 persen dengan nilai investasi pemerintah dan swasta yang masuk tahun ini mencapai sekitar Rp4 triliun.
Selain itu, pembangunan bandara di Kabupaten Bone mulai berjalan dan diharapkan dapat membuka konektivitas langsung menuju Jakarta tanpa harus melalui Makassar.
“Dengan adanya bandara ini tentu akan mempercepat konektivitas dan pembangunan di Kabupaten Bone,” ujarnya.
Sementara saat monitoring di Desa Liliriawang, Kecamatan Bengo, Wakil Bupati kembali mengajak masyarakat menjaga persatuan dan keamanan selama proses pemilihan berlangsung. Ia menyebut Pilkades merupakan pesta demokrasi masyarakat desa yang harus dijalankan dengan semangat kebersamaan dan saling menghormati.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung sejumlah program prioritas pemerintah daerah, termasuk layanan kesehatan gratis berbasis KTP yang masih terus diupayakan Pemerintah Kabupaten Bone.
Menurutnya, pemerintah saat ini tengah menyelesaikan beban kewajiban tahun sebelumnya agar program Universal Health Coverage (UHC) Istimewa dapat berjalan optimal.
Selain sektor kesehatan, pemerintah daerah juga terus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan sektor pertanian dan perkebunan, termasuk menjaga stabilitas harga gabah dan jagung demi kesejahteraan petani.
Monitoring kemudian dilanjutkan di Desa Tompong Patu, Kecamatan Kahu. Di lokasi tersebut, Wakil Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah telah membagi tim monitoring di berbagai wilayah untuk memastikan seluruh tahapan Pilkades PAW berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu Tahun 2026 sendiri dilaksanakan serentak di 18 desa yang tersebar di 14 kecamatan di Kabupaten Bone.
Andi Akmal mengatakan, pemerintah daerah siap mendukung pembangunan desa melalui berbagai program prioritas, mulai dari pembangunan infrastruktur, pertanian, pendidikan, hingga kesehatan.
Di sektor pendidikan, Pemerintah Kabupaten Bone juga tengah mempersiapkan pembangunan Sekolah Rakyat dengan anggaran sekitar Rp230 miliar guna memastikan tidak ada lagi anak putus sekolah akibat keterbatasan biaya.
“Kunci pembangunan adalah kebersamaan dan persatuan. Mari kita sama-sama membangun Bone agar lebih maju,” tegasnya.
Pelaksanaan Musyawarah Desa Pemungutan Suara PAW di Desa Tompong Patu berlangsung tertib dan aman. Berdasarkan hasil penghitungan suara, calon nomor urut 1 Drs. Mappinessa memperoleh suara terbanyak dengan 74 suara, disusul Ismail SS dengan 59 suara dan A. Muchtar Baso dengan 1 suara. Panitia juga mencatat terdapat dua suara batal.
Wakil Bupati Bone turut mengapresiasi seluruh unsur pengamanan, panitia, pemerintah kecamatan, serta masyarakat yang telah menjaga suasana tetap damai dan kondusif selama tahapan Pilkades berlangsung.

(*)
(*)












