MIN 8 Bone Adakan Tasyakuran dan Pelepasan Siswa Kelas VI

News65 views

BONE – PENAAKTUAL.COM – Acara Tasyakuran dan Pelepasan Murid MIN 8 Bone Tahun Ajaran 2025/2026 yang berlangsung di Masjid Agung Al-Ma’arif Bone dihadiri langsung PLT kementrian agama kab. Bone H. Muhammad Subhan.Senin (25/5/2026)

Hadir pula Kasubag TU Kemenag Kab. Bone H. Ahmad Yani, S.Ag., M.Ag. Kepala MIN 8 Bone beserta jajaran guru, komite madrasah, perwakilan orang tua wali murid, serta seluruh siswa kelas VI yang akan dilepas pada hari ini.

(*)

Sambutan Kepala MIN 8 Bone Hj. Harnidah mengatakan Enam tahun di MIN 8 Bone telah membentuk karakter, ilmu, dan iman para siswa sehingga hari ini mereka siap melangkah ke jenjang berikutnya

Ia katakan Anak‑anak kita adalah aset, bukan omset, bagi orang tua. Enam tahun bukanlah waktu yang singkat; mereka telah mampu melalui berbagai ujian dan berhasil menyelesaikan masa belajarnya di MIN 8 Bone.dengan nilainya memuaskan

Baca Juga:  Bupati Bone Pesan ke CJH Jaga Kesehatan dan Fokus Ibadah, Saat Membuka Manasik Haji

“Jadi anak anaku yang lulus ini berjumlah 58 adalah anak2 hebat semua memiliki pondasi yang kuat bukan hanya ilmu pengetahuan tapi anak anakku telah belajar taqwa , kedisiplinan , tanggung jawab dan nilai nilai keislaman yang tentu ini sangat berguna bagi pendidikannya” terang Hj. Harnidah

Menurut Hj. Harnidah ia percaya tidak ada tidak hafal 24 surah walaupun hanya 8 orang mampuh menyelesaikan 30 juzz”Jadi anak-anakku nantinya mau kemana melanjutkan pendidikannya , pesan saya jangan lupakan min 8 Watampone” ujarnya

Kepada orang tua murid men wewakili para pengajar mohon maaf jika selama ini ada kata kata yang membuat anak anak ibu bapak merasa tersinggung

Sementara Sementara sambutan dari PLT kementrian agama kab. Bone H. Muhammad Subhan mengatakan ia berharap para lulusan MIN 8 BONE agar melanjutkan sekolahnya

Baca Juga:  Satresnarkoba Bone Bongkar Kasus Narkotika, 7 Penjaja Narkoba di Bone Diamankan 

Ia sebutkan tidak ada yang namanya ‘tammat’, karena dalam menuntut ilmu sebenarnya tidak ada istilah tammat. Yang ada hanyalah pemindahan kelas, dari kelas 6 pindah ke kelas 7, dari kelas 7 ke kelas 8, dan seterusnya. Ini bukan akhir, melainkan awal baru dari proses pembelajaran yang berkelanjutan.”

“Mudah‑mudahan yang selesai belajar di MIN 8 Bone ini menjadi generasi yang berakhlak mulia dan berilmu. Kepada para guru, semoga terus mendidik dengan penuh kasih sayang dan mendisiplinkan mereka dengan penuh cinta, sehingga anak‑anak kita tumbuh menjadi generasi Islam yang berkualitas.”

Pesan terakhirnya, Tidak ada artinya kalau anak‑anak kita pintar, tetapi tidak beretika. di madrasah bukan sekadar transfer ilmu, melainkan juga transfer nilai. Di sinilah letak kekhasan pendidikan madrasah ilmu dan akhlak diajarkan beriringan, agar mereka tumbuh menjadi generasi yang cerdas, beradab, dan bertakwa.”

Baca Juga:  Selisih Tipis! Tuan Rumah Kab.Bone Raih Juara II Lomba Tepuk Sakinah

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *