Rayakan Lebaran Anak Yatim-Disabilitas, Bupati Bone Komitmen Akhiri Putus Sekolah

News52 views

BONE – PWNAAKTUAL.COM-Pemerintah Kabupaten Bone bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bone dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bone menggelar kegiatan Lebaran Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 Hijriah di Lapangan Rumah Jabatan Bupati Bone, Kota Watampone, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., Kepala Kantor Kemenag Bone Dr. Ahmad Yani, S.Ag., M.Ag., Ketua Baznas Bone Drs. H. Zainal Abidin, Ketua TP PKK Bone Hj. Maryam Andi Asman, Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Bone Andi Takdir, serta ratusan anak yatim dan penyandang disabilitas.

(*)

Dalam kesempatan itu, anak yatim dan disabilitas Bone juga mendapatkan bantuan pendidikan dan paket sembako.

Baca Juga:  Pemkab Bone Panaskan Suasana Dengan Menggelar Lomba Lorong dan Dusun Bugis

Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menegaskan bahwa anak yatim piatu dan penyandang disabilitas harus menjadi perhatian bersama seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.

Menurutnya, keterbatasan ekonomi maupun kondisi keluarga tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak untuk meraih pendidikan dan mewujudkan cita-cita mereka.

“Biasanya orang yang tidak ada, itu bersungguh-sungguh dalam belajar. Tidak ada yang mustahil. Ke depan, di sini anak yatim piatu akan ada yang menjadi camat, bupati, menteri bahkan presiden,” ujar Andi Asman memberikan motivasi kepada para peserta.

Bupati juga meminta seluruh pihak terkait untuk mendata anak-anak yatim di Kabupaten Bone agar tidak ada yang kehilangan akses pendidikan akibat keterbatasan ekonomi.

Baca Juga:  Pilkades PAW di 18 Desa,Wabup Bone Tegaskan  Desa Sebagai Kunci Pembangunan Jaga Kondusivitasnya 

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bone berkomitmen memastikan seluruh anak memperoleh kesempatan belajar yang sama.

“Tolong juga didata anak yatim, sehingga jangan ada yang terputus sekolah. Tidak ada alasan sekarang tidak sekolah,” tegasnya.

Andi Asman menjelaskan bahwa Pemkab Bone saat ini juga menyiapkan program Sekolah Rakyat yang ke depan mampu menampung hingga 1.000 siswa.

Program tersebut didukung pembangunan sarana pendidikan dengan anggaran mencapai Rp230 miliar sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Melalui kegiatan Lebaran Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas ini, pemerintah berharap dapat memberikan perhatian, dukungan moral, serta semangat kepada anak-anak yatim dan penyandang disabilitas untuk terus melanjutkan pendidikan dan menggapai masa depan yang lebih baik.

Baca Juga:  Bone Utara Berubah! Jalan Wellulang–Ulo Diresmikan Bupati, Akses Antar-Kecamatan Kini Super Mudah

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *