Cemme Passili’: Saat Bupati dan Ribuan Warga Bersatu Merawat Tradisi Bone

Peristiwa38 views

BONE – PENAAKTUAL.COM –  Puncak Festival Gau’ Maraja 2026, digelar satu tradisi Cemme Passili’ dan Manre Ri Bone di Tanah Bangkalae yang merupakan situs bersejarah di Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Rabu (30/9/2026) sore hari

Tradisi tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan budaya Gau Maraja yang mengangkat kembali nilai-nilai adat dan sejarah masyarakat Bone.

Prosesi Cemme Passili’ mengangkat kembali nilai-nilai adat dan sejarah masyarakat Bone seperti ritual penyucian diri yang dimaknai sebagai doa memohon keselamatan, penolak bala, serta harapan akan keberkahan.

“Cemme Passili’ dirangkaikan Manre Ri Bone” mengandung pesan yang kuat:dimana menyatukan masyarakat melalui makan bersama menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan sekaligus menjaga keberlanjutan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.

Baca Juga:  Melalui Workshop "Menata Hati "Wabup Bone Dorong Penguatan Mental dan Profesionalisme Guru TK/PAUD

Dalam kegiatan ini, Bupati Bone menyampaikan bahwa prosesi “Cemme Passili’ dirangkaikan Manre Ri Bone” bukan sekadar ritual adat, melainkan warisan budaya yang sarat akan nilai spiritual, kebersamaan, dan rasa syukur.” Ucapnya

Ia menegaskan pentingnya menjaga serta melestarikan tradisi tersebut sebagai identitas masyarakat Bone, sekaligus mewariskannya kepada generasi muda.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin adat dan budaya Bone tetap hidup serta terus dikenal oleh generasi muda, bagian dari upaya menjaga identitas dan warisan budaya Bone,” ujar Andi Asman.

Ia juga mengapresiasi masyarakat dan seluruh pihak yang terlibat dalam rangkaian Gau Maraja 2026. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menjaga keberlangsungan tradisi adat di Kabupaten Bone.

Baca Juga:  Gubernur Sulsel Turun Tangan Dengan Rp1 Miliar Bantu Warga Bone Terdampak Banjir

Prosesi Cemme Passili’ di Tanah Bangkalae berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, sekaligus memperkenalkan situs serta budaya Bone melalui rangkaian Gau Maraja 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *