Wabup Bone Hadiri Evaluasi Subsidi Penerbangan, Dorong Pengembangan Bandara Arung Palakka

Edukasi, Politik14 views

MAKASSAR –  PENAAKTUAL.COM – Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., menghadiri kegiatan Pemberian Subsidi Transportasi sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam rangka keberlangsungan konektivitas transportasi udara di wilayah Sulawesi Selatan.

Pemerintah Kabupaten Bone menegaskan komitmennya dalam mendukung keberlangsungan konektivitas udara di Sulawesi Selatan melalui partisipasi aktif dalam rapat koordinasi Evaluasi Kegiatan Subsidi Penerbangan Tahun Anggaran 2026 serta Persiapan Pelaksanaan Subsidi Penerbangan Tahun Anggaran 2027.

(*)

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Toraja Room, Gedung A Lantai 1 Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Selasa (19/5/2026)

Rapat dipimpin langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Sulawesi Selatan, Ishak Iskandar.

Kehadiran orang nomor dua di Bumi Arung Palakka itu menjadi bentuk keseriusan Pemkab Bone dalam menjaga aksesibilitas transportasi udara yang dinilai memiliki dampak besar terhadap mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Sulawesi Selatan, Ishak Iskandar, dalam arahannya menegaskan bahwa program subsidi penerbangan merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga konektivitas antarwilayah di Sulawesi Selatan, khususnya daerah yang masih membutuhkan dukungan akses transportasi udara.

“Subsidi penerbangan ini sangat penting untuk menjaga konektivitas dan pemerataan pembangunan antarwilayah. Karena itu dibutuhkan sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, pihak bandara, dan maskapai agar layanan penerbangan tetap berjalan optimal dan memberi manfaat besar bagi masyarakat,” ujar Ishak Iskandar.

Baca Juga:  Sepi Peminat, KPU Bone Perpanjang Pendaftaran PPS di 170 Desa

Ia juga berharap pemerintah daerah dapat terus mendukung peningkatan fasilitas penunjang transportasi udara sehingga konektivitas penerbangan di Sulawesi Selatan semakin berkembang dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, menyampaikan bahwa Pemkab Bone telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mendukung peningkatan jumlah penumpang dan kemudahan akses masyarakat menuju bandara.

“Langkah kami ke depan adalah menyiapkan dua kendaraan operasional, rencananya masing-masing di Bandara Arung Palakka Bone dan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, agar mobilitas masyarakat maupun ASN yang melakukan perjalanan dinas menjadi lebih mudah dan terintegrasi,” ujar Andi Akmal.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atas dukungan konektivitas penerbangan yang dinilai sangat membantu masyarakat Bone.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Gubernur beserta jajaran karena konektivitas penerbangan ini sangat memudahkan masyarakat untuk saling mengunjungi serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kami berharap, jika konektivitas ini terus berjalan baik, akan semakin banyak investor masuk ke Bone, apalagi dengan adanya penambahan runway di Bandara Arung Palakka,” lanjutnya.

Sementara itu, Komisaris PT Surya Mataram Nusantara selaku maskapai Fly Jaya, Ady Iktimal Shihab, mengaku bangga dapat ikut melayani penerbangan di Sulawesi meski perusahaan yang dipimpinnya masih tergolong baru.

Baca Juga:  CAT PPS Pilkada 2024, KPU Bone Gunakan 40 Sekolah

“Kami merasa terhormat bisa terbang di Sulawesi. Tentu masih banyak kekurangan karena Fly Jaya baru mulai beroperasi pada Juli 2025. Namun kami terus melakukan evaluasi untuk meningkatkan layanan penerbangan,” katanya.

Ady juga mengungkapkan hasil evaluasi internal maskapai menunjukkan bahwa performa penerbangan dari Bone cukup menjanjikan dibanding sejumlah rute lain.

“Kami salut dan takjub karena rute Bone–Morowali justru lebih baik dibanding Makassar–Morowali berdasarkan hasil evaluasi kami. Hanya saja, salah satu kendala di Bone adalah minimnya transportasi lanjutan dari bandara. Karena itu, kami mengusulkan adanya layanan kendaraan seperti Damri dengan rute Bone dan Wajo. Sebab Wajo juga memanfaatkan Bandara Bone. Kehadiran transportasi lanjutan ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk menggunakan pesawat,” jelasnya.

Ia menambahkan, secara umum hasil evaluasi menunjukkan Bone menjadi salah satu daerah dengan potensi terbaik dalam pengembangan konektivitas penerbangan di Sulawesi Selatan.

Sementara itu, Direktur Niaga Fly Jaya, Ary Mercianto, memaparkan bahwa menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, tingkat pemesanan tiket penerbangan menuju Kabupaten Bone mengalami lonjakan signifikan.

Baca Juga:  Tanamkan Rukun Islam Kelima, Ribuan Anak RA Peragakan Manasik Haji Cilik

Berdasarkan hasil evaluasi sementara, sejumlah rute strategis seperti Kendari–Bone, Balikpapan–Bone, dan Morowali–Bone mencatat tingkat keterisian penumpang atau booking tiket yang telah mendekati angka 97 persen.

Kondisi tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi udara menuju Bone, khususnya dalam momentum mudik dan mobilitas lintas daerah menjelang hari besar keagamaan. Tingginya okupansi penerbangan itu sekaligus menjadi indikator positif bahwa konektivitas udara di Bandara Arung Palakka Bone semakin diminati dan memiliki prospek yang menjanjikan untuk terus dikembangkan.

Dalam diskusi tersebut, sejumlah poin strategis turut dibahas, di antaranya keterbatasan anggaran subsidi penerbangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026, solusi peningkatan keterisian penumpang, kesiapan sharing cost antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota sesuai MoU yang telah ditandatangani, hingga persiapan pelaksanaan subsidi penerbangan Tahun Anggaran 2027.

Pemerintah Kabupaten Bone berharap sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, pihak bandara, dan maskapai penerbangan terus diperkuat guna menjaga keberlanjutan layanan transportasi udara di Sulawesi Selatan.

Dengan dukungan subsidi penerbangan serta pengembangan fasilitas Bandara Arung Palakka, diharapkan konektivitas udara di Kabupaten Bone semakin meningkat dan mampu menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi, investasi, pariwisata, serta kemudahan mobilitas masyarakat di masa mendatang.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *