Pelepasan Peserta Didik Kelas IX SMPN 3 Watampone, Begini Pesan Kepala Sekolah .

News66 views

BONE – PENAAKTUAL.COM – SMP Negeri 3 Watampone baru saja melaksanakan penamatan dan perpisahan siswa kls IX tahun ajaran 2025-2026 dengan tema “Bersama Kita Tumbuh”

Acara berlangsung meriah dan bertabur prestasi yang di torehkan beberapa siswa dari 143 orang terdiri laki laki 67 orang dan perempuan 76 orang berlangsung di aulah kampus Sudirman jalan jendral Sudirman Bajoe , Rabu  (3/6/2026)

(*)

Sambutan UPT. SMPN 3 Watampone Andi Sugiana,S.Pd,M.M sampaikan  Selama 3 tahun kami didik anak ibu bapak banyak perubahan yang terjadi pada anak anak kita tapi kami dengan ikhlas dan sabar terus membimbing anak anakta semua supaya tetap menjadi terbaik

“Hari ini kami kembali meyerahkan ananda semua ke orang tua/ wali masing masing Kami tidak perlu imbalan hanya kami berharap anak anakku menjadi terbaik untuk masa depannya” ungkapnya

Baca Juga:  Polres Bone Semarakan Ramadhan Dengan Santunin Anak Yatim di Panti Asuhan Zubaedy Watampone

Dikatakannya selama mendidik mereka semua mungkin diantara kami sering ada yang bernada keras tapi semua itu bukan dari hati kami tetapi itu satu cara bagaimana anak anakku bisa menjadi lebih baik,

“Kami ingin sampaikan Kepada Orang Tua/Wali Murid SMPN 3 Watampone bahwa terkadang guru memberikan teguran tegas ketika melihat siswa melakukan kesalahan, dengan harapan siswa segera menyadari dan memperbaiki perilakunya.Terima kasih atas pengertian dan dukungan Bapak/Ibu.

” Untuk anak anaku bahwa setiap tantangan adalah jalan yang akan ditempuh menjadi hal baru bagi kalian segala apapun jalannya jangan takut berjuang sendiri karena pendidikan besar tak pernah lari dari keberanian kecil”Ujarnya

Lanjut, “Dan ketika kalian berdiri diatas kesuksesan kenanglah SMPN 3 Watampone sebagai awal dari perjalanan yang luar biasa yang kalian akan mulai” UPT SMPN 3, ibu Sugiana

Baca Juga:  Bupati Bone Salurkan  Bantuan Pertanian Berbasis Lokal Sebagai Pencegahan  Peningkatan Stunting 

Terbanglah setinggi langit raihlah cita cita setinggi mungkin dan buktikan bahwa perpisahan ini bukan akhir dari perjuangan kalian melainkan awal dari sebuah agenda yang sedang dirintis .

Sementara Camat Tanete Riattang Timur Andi Habibie menyampaikan kalau setiap guru keras terhadap anak anakta tidak lain guru ingin mendidik, tidak ada guru yang keras terhadap siswanya tanpa alasan

Dimasa kini sering di dengar Fenomena guru dilaporkan hanya karena teguran yang salah paham beruju ke pihak berwajib maupun Dinas Pendidikan padahal Tujuan menegur adalah membimbing murid menjadi pribadi lebih baik, bukan mempermalukan Olehnya itu Guru yang bijak mampu menegur dengan tegas namun tetap menjaga perasaan murid dan melindungi diri dari risiko laporan yang tidak berdasar.

Baca Juga:  BAZNAS & Puskesmas Awangpone Bagikan Nutrisi Penyelamat bagi Balita Stunting dan Ibu Hamil

Apalagi saat ini melalui program lisu Massikola bupati tak mau lagi mendengar ada anak anak kita yang putus sekolah hanya karena ekonomi  “Makanya kami camat diharapkan turun kelapangan jangan sampai masih ada siswa yang putus sekolah kalau toh bagi camat yang melihat atau tidak membantunya ada tindakan diberikan”kata habibie.

Acara ditutup dengan penyerahan raport dan pengalungan pita/medali kepada siswa kelas IX sebagai simbol kelulusan mereka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *