“El Nino Tak Bikin Gentar, Petani Bone Tetap Tanam Padi”

Peristiwa28 views

BONE— PENAAKTUAL.COM – Di tengah musim kemarau dan ancaman El Niño, petani di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, tetap menunjukkan semangat untuk berproduksi. Tanam perdana padi yang digelar di Kelurahan Bukaka, Kecamatan Tanete Riattang, menjadi bukti bahwa upaya menjaga ketahanan pangan terus berjalan meski di luar musim tanam normal.

Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, memimpin langsung Gerakan Tanam Padi PM AAS yang berlangsung di Dusun Talumae, Kelurahan Bukaka, Selasa (20/10/2026) lalu.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong peningkatan produksi padi sekaligus mengoptimalkan peluang tanam yang masih tersedia di tengah kondisi cuaca yang menantang.

“Alhamdulillah, walau musim El Niño musim kemarau, petani Bone tetap melakukan tanam perdana,” kata Andi Asman Sulaiman, Kamis (22/10/2026).

Baca Juga:  Gubernur Sulsel Turun Tangan Dengan Rp1 Miliar Bantu Warga Bone Terdampak Banjir

Menurutnya, penanaman padi di tengah musim kemarau merupakan hal yang unik sekaligus patut diapresiasi. Di saat sebagian wilayah menghadapi tantangan ketersediaan air, petani Bone tetap berupaya memanfaatkan peluang untuk melanjutkan aktivitas pertanian.

Bupati berharap semangat tersebut diikuti dengan upaya nyata dari seluruh petani untuk meningkatkan produktivitas dan produksi padi di Kabupaten Bone.

Ia juga menilai dukungan sarana dan alat pertanian modern yang difasilitasi Menteri Pertanian RI, H. Andi Amran Sulaiman, menjadi salah satu faktor pendukung keberlanjutan aktivitas pertanian di daerah.

“Ini menjadi bukti bahwa petani kita memiliki semangat dan inovasi untuk terus berproduksi. Dengan pemanfaatan teknologi pertanian modern, kita berharap produksi padi di Bone semakin meningkat dan ketahanan pangan tetap terjaga,” ujarnya.

Baca Juga:  Cemme Passili’: Saat Bupati dan Ribuan Warga Bersatu Merawat Tradisi Bone

Gerakan tanam padi tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong sektor pertanian agar tetap produktif di tengah perubahan kondisi iklim. Pemanfaatan teknologi dan sarana pertanian diharapkan dapat membantu petani mengoptimalkan musim tanam serta menjaga keberlanjutan produksi pangan.

### Dirangkaikan Penyaluran Bantuan Sembako

Selain gerakan tanam padi, kegiatan itu juga dirangkaikan dengan penyaluran bantuan konsumtif berupa paket sembako dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bone.

Bantuan tersebut diberikan kepada perwakilan petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bone sebagai bentuk kepedulian terhadap tenaga kebersihan yang selama ini berperan menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bone tidak hanya mendorong produktivitas pertanian di tengah musim kemarau, tetapi juga menunjukkan kepedulian sosial kepada para petugas yang berkontribusi dalam pelayanan publik.

Baca Juga:  Bupati Bone Instruksikan OPD dan Camat Tanggap Darurat Kepada Warga Terdampak Akibat Hujan Deras 

Di tengah ancaman El Niño, semangat petani yang tetap menanam di Bukaka menjadi gambaran bahwa upaya menjaga ketahanan pangan membutuhkan kerja bersama, dukungan teknologi, dan pemanfaatan setiap peluang yang tersedia.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *